30 June 2014

30 Juni - Pelayanan nabi Yesaya (3)

30 Juni - 2 Raja-Raja 16:19-20; 2 Tawarikh 28:26-27; Yesaya 13:1-16:14

2 Raja-Raja 16:19-20
Maka raja Asyur mendengarkan permintaannya dan maju melawan Damsyik, merebutnya dan mengangkut penduduknya tertawan ke Kir, tetapi Rezin dibunuhnya. Sesudah itu pergilah raja Ahas menemui Tiglat-Pileser, raja Asyur, ke Damsyik. Setelah raja Ahas melihat mezbah yang ada di Damsyik, dikirimnyalah kepada imam Uria ukuran dan bagan mezbah itu, menurut buatannya yang tepat.

2 Tawarikh 28:26-27
Selebihnya dari riwayatnya dan seluruh tingkah langkahnya, dari awal sampai akhir, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab raja-raja Yehuda dan Israel. Kemudian Ahas mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan dikuburkan di dalam kota, di Yerusalem; tetapi ia tidak dibawa ke pekuburan raja-raja Israel. Maka Hizkia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Yesaya 13:1-16:14
Ucapan ilahi terhadap Babel
Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos.

Naikkanlah panji-panji di atas gunung yang gundul,
berserulah terhadap mereka dengan suara nyaring;
lambaikanlah tangan supaya mereka masuk
ke pintu-pintu gerbang para bangsawan!
Aku ini telah memerintahkan orang-orang yang Kukuduskan,
telah memanggil orang-orang perkasa-Ku
untuk melaksanakan hukuman murka-Ku,
orang-orang-Ku yang beria-ria dan bangga.

Ada suara keramaian di atas gunung-gunung,
seperti suara kumpulan orang yang besar jumlahnya!
Suara kegaduhan dari kerajaan-kerajaan,
dari bangsa-bangsa yang berkumpul!
TUHAN semesta alam sedang memeriksa
pasukan perang.
Mereka datang dari negeri yang jauh,
ya dari ujung langit,
yaitu TUHAN serta yang melaksanakan amarah-Nya
untuk merusakkan seluruh bumi.

Merataplah, sebab hari TUHAN sudah dekat,
datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.
Sebab itu semua tangan akan menjadi lemah lesu,
setiap hati manusia akan menjadi tawar,
dan mereka akan terkejut.
Sakit mulas dan sakit beranak akan menyerang mereka,
mereka akan menggeliat kesakitan seperti perempuan yang melahirkan.
Mereka akan berpandang-pandangan dengan tercengang-cengang,
muka mereka seperti orang yang demam.

Sungguh, hari TUHAN datang dengan kebengisan,
dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala,
untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi
dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa.
Sebab bintang-bintang dan gugusan-gugusannya di langit
tidak akan memancarkan cahayanya;
matahari akan menjadi gelap pada waktu terbit,
dan bulan tidak akan memancarkan sinarnya.
Kepada dunia akan Kubalaskan kejahatannya,
dan kepada orang-orang fasik kesalahan mereka;
kesombongan orang-orang pemberani akan Kuhentikan,
dan kecongkakan orang-orang yang gagah akan Kupatahkan.
Aku akan membuat orang lebih jarang dari pada emas tua,
dan manusia lebih jarang dari pada emas Ofir.
Sebab itu Aku akan membuat langit gemetar,
dan bumipun akan bergoncang dari tempatnya,
pada waktu amarah TUHAN semesta alam,
dan pada hari murka-Nya yang menyala-nyala.
Seperti kijang yang dikejar-kejar
dan seperti domba yang tidak digembalakan,
demikianlah mereka akan berpaling, masing-masing kepada bangsanya,
dan melarikan diri, masing-masing ke negerinya.
Setiap orang yang didapati akan ditikam,
dan setiap orang yang tertangkap akan rebah mati oleh pedang.
Bayi-bayi mereka akan diremukkan
di depan mata mereka,
rumah-rumah mereka akan dirampoki,
dan isteri-isteri mereka akan ditiduri.

Lihat, Aku menggerakkan orang Madai melawan mereka,
orang-orang yang tidak menghiraukan perak
dan tidak suka kepada emas.
Panah-panah mereka akan menembus orang-orang muda;
mereka tidak akan sayang kepada buah kandungan,
dan mereka tidak menaruh kasihan kepada anak-anak.
Dan Babel, yang permai di antara kerajaan-kerajaan,
perhiasan orang Kasdim yang megah,
akan sama seperti Sodom dan Gomora
pada waktu Allah menunggangbalikkannya:
tidak ada penduduk untuk seterusnya,
dan tidak ada penghuni turun-temurun;
orang Arab tidak akan berkemah di sana,
dan gembala-gembala tidak akan membiarkan hewannya berbaring di sana;
tetapi yang akan berbaring di sana ialah binatang gurun,
dan rumah-rumah mereka akan penuh dengan burung hantu;
burung-burung unta akan diam di sana,
dan jin-jin akan melompat-lompat;
anjing-anjing hutan akan menyalak di dalam puri-purinya,
dan serigala-serigala di dalam istana-istana kesenangan.
Waktunya akan datang segera,
dan usianya tidak akan diperpanjang.

Ejekan tentang raja Babel
Sebab TUHAN akan menyayangi Yakub dan akan memilih Israel sekali lagi dan akan membiarkan mereka tinggal di tanah mereka, maka orang asing akan menggabungkan diri kepada mereka dan akan berpadu dengan kaum keturunan Yakub. Bangsa-bangsa lain akan mengantar Israel pulang ke tempatnya, lalu kaum Israel akan memiliki bangsa-bangsa itu di tanah TUHAN sebagai hamba-hamba lelaki dan hamba-hamba perempuan. Demikianlah mereka akan menawan orang-orang yang menawan mereka dan akan berkuasa atas para penindas mereka. Maka pada hari TUHAN mengakhiri kesakitan dan kegelisahanmu dan kerja paksa yang berat yang dipaksakan kepadamu, maka engkau akan memperdengarkan ejekan ini tentang raja Babel, dan berkata:
"Wah, sudah berakhir si penindas
sudah berakhir orang lalim!
TUHAN telah mematahkan tongkat orang-orang fasik,
gada orang-orang yang memerintah,
yang memukul bangsa-bangsa dengan gemas,
dengan pukulan yang tidak putus-putusnya;
yang menginjak-injak bangsa-bangsa dalam murka
dengan tiada henti-hentinya.
Segenap bumi sudah aman dan tenteram;
orang bergembira dengan sorak-sorai.
Juga pohon-pohon sanobar dan pohon-pohon aras di Libanon
bersukacita karena kejatuhanmu, katanya:
'Dari sejak engkau rebah terbaring,
tidak ada lagi orang yang naik untuk menebang kami!'
Dunia orang mati yang di bawah gemetar
untuk menyongsong kedatanganmu,
dijagakannya arwah-arwah bagimu,
yaitu semua bekas pemimpin di bumi;
semua bekas raja bangsa-bangsa
dibangunkannya dari takhta mereka.
Sekaliannya mereka mulai berbicara
dan berkata kepadamu:
'Engkau juga telah menjadi lemah seperti kami,
sudah menjadi sama seperti kami!'
Ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu
dan bunyi gambus-gambusmu;
ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu,
dan cacing-cacing sebagai selimutmu."

"Wah, engkau sudah jatuh dari langit,
hai Bintang Timur, putera Fajar,
engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi,
hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu:
Aku hendak naik ke langit,
aku hendak mendirikan takhtaku
mengatasi bintang-bintang Allah,
dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan,
jauh di sebelah utara.
Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan,
hendak menyamai Yang Mahatinggi!
Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan,
ke tempat yang paling dalam di liang kubur.
Orang-orang yang melihat engkau
akan memperhatikan dan mengamat-amati engkau, katanya:
Inikah dia yang telah membuat bumi gemetar,
dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang,
yang telah membuat dunia seperti padang gurun,
dan menghancurkan kota-kotanya,
yang tidak melepaskan orang-orangnya
yang terkurung pulang ke rumah?
Semua bekas raja bangsa-bangsa
berbaring dalam kemuliaan,
masing-masing dalam rumah kuburnya.
Tetapi engkau ini telah terlempar, jauh dari kuburmu,
seperti taruk yang jijik,
ditutupi dengan mayat orang-orang yang tertikam oleh pedang
dan jatuh tercampak ke batu-batu liang kubur
seperti bangkai yang terinjak-injak.
Engkau tidak akan bersama-sama dengan raja-raja itu di dalam kubur,
sebab engkau telah merusak negerimu
dan membunuh rakyatmu.
Anak cucu orang yang berbuat jahat
tidak akan disebut-sebut untuk selama-lamanya.
Dirikanlah bagi anak-anaknya tempat pembantaian,
oleh karena kesalahan nenek moyang mereka,
supaya mereka jangan bangun dan menduduki bumi
dan memenuhi dunia dengan kota-kota."

"Aku akan bangkit melawan mereka," demikianlah firman TUHAN semesta alam, "Aku akan melenyapkan nama Babel dan sisanya, anak cucu dan anak cicitnya," demikianlah firman TUHAN. "Aku akan membuat Babel menjadi milik landak dan menjadi air rawa-rawa, dan kota itu akan Kusapu bersih dan Kupunahkan," demikianlah firman TUHAN semesta alam.

Ucapan ilahi terhadap Asyur
TUHAN semesta alam telah bersumpah, firman-Nya:
"Sesungguhnya seperti yang Kumaksud, demikianlah akan terjadi,
dan seperti yang Kurancang, demikianlah akan terlaksana:
Aku akan membinasakan orang Asyur dalam negeri-Ku
dan menginjak-injak mereka di atas gunung-Ku;
kuk yang diletakkan mereka atas umat-Ku akan terbuang
dan demikian juga beban yang ditimpakan mereka atas bahunya."
Itulah rancangan yang telah dibuat
mengenai seluruh bumi,
dan itulah tangan yang teracung
terhadap segala bangsa.
TUHAN semesta alam telah merancang,
siapakah yang dapat menggagalkannya?
Tangan-Nya telah teracung,
siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

Ucapan ilahi terhadap Filistea
Dalam tahun matinya raja Ahas datanglah ucapan ilahi ini:
Janganlah bersukaria, hai segenap Filistea,
karena walaupun gada orang yang memukul engkau sudah patah,
tetapi dari keturunan ular itu akan keluar ular beludak,
dan anaknya akan menjadi ular naga terbang.
Yang paling hina dari umat-Ku akan mendapat makanan
dan orang-orang miskin akan diam dengan tenteram,
tetapi keturunanmu akan Kumatikan dengan kelaparan,
dan sisa-sisamu akan Kubunuh.
Merataplah, hai pintu gerbang! Berteriaklah, hai kota!
Gemetarlah, hai segenap Filistea!
Sebab di sebelah utara sudah mengepul asap perang,
dan barisan musuh maju tanpa ada yang mundur.

Dan apakah jawab yang akan diberi kepada utusan-utusan bangsa itu?
"TUHAN yang meletakkan dasar Sion,
dan di sanalah orang-orang yang sengsara dari umat-Nya
mendapat perlindungan."

Ucapan ilahi terhadap Moab
Ucapan ilahi tentang Moab.
Sungguh, dalam suatu malam Ar-Moab sudah dirusakkan, dibinasakan;
sungguh, dalam suatu malam Kir-Moab sudah dirusakkan, dibinasakan!
Puteri Dibon naik ke bukit-bukit pengorbanan untuk menangis;
Moab meratap karena Nebo dan karena Medeba.
Di situ semua orang menggundul kepalanya
dan memotong janggutnya sebagai tanda berkabung.
Di jalan-jalan orang berlilitkan kain kabung,
di atas sotoh dan di tanah-tanah lapang sekaliannya meratap,
sedang air mata bercucuran.
Hesybon dan Eleale meraung-raung,
suara mereka kedengaran sampai ke Yahas.
Sebab itu orang-orang bersenjata di Moab berseru-seru,
jiwanyapun gemetar.
Aku berteriak karena Moab,
pengungsi-pengungsi sudah sampai ke Zoar, ke Eglat-Selisia.
Sungguh, orang mendaki pendakian Luhit
sambil menangis;
dan di jalan ke Horonaim
orang berteriak karena ditimpa bencana.
Sungguh, air di Nimrim menjadi kering dan tandus
dan rumput sudah kering, rumput muda sudah habis,
tidak ada lagi tumbuh-tumbuhan hijau.
Sebab itu segala harta yang mereka tumpuk
dan segala yang mereka simpan
mereka bawa ke seberang sungai Haarabim.
Sungguh, teriak itu akan kedengaran di seluruh daerah Moab,
ratapnya terdengar sampai ke Eglaim,
bahkan sampai ke Beer-Elim.
Sungguh, air Dibon telah penuh dengan darah,
tetapi yang menimpa Dibon akan Kutambah lagi,
yaitu singa akan menerkam orang-orang yang terluput dari Moab
dan yang tersisa di tanah itu.
Mereka mengirim anak domba
kepada pemerintah negeri,
dari Sela melalui padang gurun
ke gunung puteri Sion.
Seperti burung yang lari terbang,
dan isi sarang yang diusir,
demikianlah anak-anak perempuan Moab
di tempat-tempat penyeberangan sungai Arnon.
"Berilah nasihat,
pertahankanlah hak,
jadilah naungan yang teduh
di waktu rembang tengah hari;
sembunyikanlah orang-orang yang terbuang,
janganlah khianati orang-orang pelarian!
Biarkanlah orang-orang yang terbuang dari Moab
menumpang padamu,
jadilah tempat persembunyian baginya
terhadap si pembinasa!
Apabila penggagahan sudah berakhir,
pembinasaan sudah lewat
dan orang lalim sudah habis lenyap dari negeri,
maka suatu takhta akan ditegakkan dalam kasih setia
dan di atasnya, dalam kemah Daud, akan duduk senantiasa
seorang hakim yang menegakkan keadilan,
dan yang segera melakukan kebenaran."

Kami telah mendengar tentang keangkuhan Moab,
alangkah angkuhnya dia,
tentang kecongkakannya, keangkuhannya dan kegemasannya,
dan tentang cakap anginnya yang tidak benar.
Sebab itu biarlah orang Moab meratap,
seorang karena yang lain, biarlah sekaliannya meratap.
Mengingat kue kismis Kir-Hareset
biarlah mereka mengaduh dan hancur luluh sama sekali!
Sebab kebun-kebun Hesybon dan pohon anggur Sibma telah merana;
para penguasa bangsa-bangsa telah memotong pohon-pohon anggurnya yang terbaik,
yang dahulu meluas sampai ke Yaezer
dan merambat ke padang gurun;
ranting-rantingnya berserak
sampai ke seberang laut.
Sebab itu aku turut menangis dengan Yaezer
karena pohon anggur Sibma;
aku mau membasahi engkau dengan air mataku,
hai Hesybon dan Eleale,
sebab pada musim kemarau tepat waktu panen
musuhmu menyerbu dengan pekik pertempuran.
Telah lenyap sukaria dan sorak-sorak
dari kebun buah-buahan;
telah menghilang dari kebun-kebun anggur tempik
sorak dan sorak-sorai;
tiada pengirik anggur di tempat pemerasan,
pekik mereka sudah berhenti.
Oleh karena itu, seperti kecapi mendengking,
begitulah hatiku menjerit melihat keadaan Moab,
dan batinku tergerak melihat keadaan Kir-Heres.
Maka sekalipun Moab pergi beribadah
dan bersusah payah di atas bukit pengorbanan
dan masuk ke tempat kudusnya untuk berdoa,
ia tidak akan mencapai apa-apa.

Itulah firman yang diucapkan TUHAN tentang Moab pada waktu yang lalu. Maka sekarang TUHAN berfirman: "Dalam tiga tahun, menurut masa kerja prajurit upahan, maka kemuliaan Moab, serta dengan keramaiannya yang besar, akan menjadi kehinaan, dan orang yang tertinggal akan sangat sedikit dan tiada berkuasa."

___


No comments:

Post a Comment